Minggu, 13 Oktober 2013

Kaya atau Miskin

KAYA ATAU MISKIN???

Ukuran untuk kaya atau miskin??? Kira- kiar kita ada dimana????

Saya telah bertaya kepada orang yang terbilang ekonominya cukup, “ bagaimana perasaan bapak setelah punya uang dan harta yang begitu banyak???” kurang lebih seperti itu. Sungguh aneh dengan apa yang saya dengar, beliau malah bilang kalau dirinya tidak bahagia, beliau bilang anak – anaknya menjadi manja karna selalu meminta uang yang berlebihan, waktu mereka habis dengan kesenangan diluar sana, istri saya juga sering pergi bersama teman-temannya, “ rumah saya hanya menjadi tempat singgah semata” terlebih waktu saya habis untuk bekerja. Itu yang saya dapat dari seseorang yang kita piker bahagia dengan kekayaannya.
Dilain waktu saya juga pernah bertanya kepada kake tua penjual abu gosok.  Ditengah keringatnya saya memberikan dia minum dan bertnya tentang usahanya menjual abu gosok. “ kenapa bapak tidak diam di rumah dan biarkan anak bapak yang bekerja???”  aneh nya sibapak itu malah tersenyum dan berkata bahwa hidupnya dengan abu ini sudah lebih dari cukup. Saat saya Tanya denga kebahagiaan yang dia dapat. Beliau blang kalau beliau cukup bahagia dapat hidup bersama istri danmelihat anak-anaknya menyambung hiup sendiri.
Ketika saya memikirkan tentang dua keadaan di atas, sekarang saya tau ukuran untuk kaya atau miskrin bukanlah dari jumlah ahrta atau pangkat yang kita punya. Cukup dengan persaan yang kita miliki, perasaan yang kita rasakan, ketenangan hidup yang kita alami, itulah yang menjadi tolak ukur seberapa kayakah diri kita dan seberapa miskinkah diri kita.
“Sesungguhnya kaya atau miskin itu berasalh dari dalah hati kita masing-masing”`

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan masukan komentar anda untuk memperkaya pengetahuan kita semua.

 

Blogger news

Blogroll